Mengenal Lebih Dekat Sahabat Literasi IAI Cirebon

Oleh Masyhari, Pembina Sahabat Literasi IAI Cirebon

RumahBaca.id – Setiap insan kampus, termasuk mahasiswa, terikat oleh Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga hal tersebut tentunya tidak bisa dilepaskan dengan dunia literasi; membaca, menganalisis dan menulis.

Dengan demikian, literasi merupakan hal yang esensial bagi kehidupan akademik mahasiswa di kampus. Apa lagi mengingat wahyu Allah SWT yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yaitu QS Al-Alaq ayat 1-5 berisi perintah membaca, menyiratkan pesan penting berliterasi. Karena itu, seorang mahasiswa muslim, apa lagi di kampus Islam, sudah seharusnya menjadi insan literat.

Kendatipun demikian, dalam kegiatan perkuliahan di kampus, aktivitas berliterasi belum menjadi tradisi di kalangan mahasiswa. Bahkan, tidak jarang ditemukan mahasiswa yang menyelesaikan tugas kuliah -baik berupa makalah, resensi, artikel, dan lain sebagainya- tidak sebagaimana mestinya, mereka menjiplak, copast atau terindikasi plagiat terhadap karya orang lain di internet.

Kejadian penjiplakan karya tulis di kalangan mahasiswa karena kebanyakan belum terampil menulis. Hal itu ditengarai karena kegiatan membaca, menganalisis dan menulis (berliterasi) belum membudaya di kalangan mahasiswa.

Maka dari itu, untuk membiasakan, membudayakan, dan melatih mahasiswa dalam berliterasi, didirikanlah UKM Sahabat Literasi di Institut Agama Islam Cirebon yang diperuntukkan bagi mahasiswa kampus.

Sahabat Literasi IAI Cirebon (selanjutnya disingkat SLI) merupakan komunitas yang beranggotakan para mahasiswa IAI Cirebon lintas program studi di kampus IAI Cirebon yang memiliki minat dalam bidang literasi; membaca, memahami, menulis, dan menganalisis, serta ingin menyalurkan bakat dan potensi yang dimiliki terkait dengan literasi agar berkembang secara pesat.

Komunitas ini diharapkan bisa menjadi forum pertemuan para pembelajar di bidang literasi. Para anggota saling belajar satu sama lain, saling memberi kritik konstruktif, saran dan masukan. Komunitas ini menjadi bengkel penempaan diri dan pengujian keberanian anggotanya dalam menuangkan ide dan gagasannya dalam tulisan. Komunitas ini menjadi pabrik literasi yang menghasilkan dan menerbitkan karya tulis yang berkualitas. Tidak hanya itu, melalui komunitas ini bakat-bakat penunjang literasi diharapkan juga bisa dikembangkan secara lebih maksimal, seperti penyuntingan (editing), tata letak (layout), desain grafis, marketing, edit video, pembuat video, dan lain sebagainya yang terkait dengan publikasi dan penerbitan.

Selain itu, para anggota komunitas ini diharapkan bisa menjadi pelopor, pioner dan penggerak literasi di kampus IAI Cirebon, khususnya dan umumnya di tengah-tengah masyarakat. Para anggota SLI diharapkan bisa menjadi pioner dan motor penggerak literasi di kalangan mahasiswa. Selain bergerak, juga menggerakkan.

Dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan, komunitas SLI memiliki sejumlah program kegiatan. Program perdananya yaitu diskusi rutin. Kegiatan yang dilakukan secara virtual melalui WhatsApp Group ini dimulai pada bulan Mei 2020 bertepatan dengan bulan Ramadan 1441 H. Diskusi dilaksanakan setiap dua hari sekali pada malam hari pukul 20:00-21:00 WIB, dengan menghadirkan narasumber dan host dari anggota komunitas SLI yang terjadwal bergiliran. Materi yang didiskusikan yaitu tulisan dengan genre dan tema bebas dari narasumber pribadi.

Pada bulan Juli 2020, SLI memiliki program kegiatan Tadarus Buku. Kegiatan yang berupa diskusi bedah buku ini dipandu oleh seorang host dan narasumber yang berasal dari anggota komunitas. Narasumber yang terjadwal mengirimkan resensi atas buku yang telah dibacanya. Judul dan genre buku bebas, sesuai dengan minat dan pilihannya; fiksi maupun nonfiksi; ilmiah, popular ataupun sastra. Tulisan-tulisan yang masuk selanjutnya dikumpulkan, diedit dan diproyeksikan untuk diterbitkan. Selain itu, para anggota diharapkan bisa menerbitkan karya tulis secara mandiri di penerbit-penerbit mayor. Pada bulan-bulan berikutnya akan diagendakan kegiatan-kegiatan lain yang menunjang pencapaian tujuan, visi dan misi komunitas.

Sekilas Sejarah SLI

UKM Sahabat Literasi IAI Cirebon awalnya sebuah komunitas literasi yang berdiri secara virtual pada tanggal 18 Maret 2020, ditandai dengan pembuatan WhatsApp Group (WAG) Sahabat Literasi STAI Cirebon (SLS). WAG tersebut dibuat oleh Sahabat Gita Handayani, mahasiswi Prodi PAI atas permintaan dan inisiatif Masyhari, Lc., M.H.I, ketua Program Studi PAI saat itu (2020). Setelah sekolah tinggi berubah bentuk menjadi institut, nama komunitas pun diubah menyesuaikan bentuk kampus menjadi Sahabat Literasi IAI Cirebon (SLI).

Ide dan inisiatif mendirikan komunitas ini berawal dari kegelisahan atas problem besar yang terjadi di kalangan mahasiswa secara turun-temurun, yaitu maraknya plagiarisme di dalam karya tulis ilmiah. Tidak sedikit mahasiswa yang mengerjakan tugas-tugas makalah atau artikel dalam mata kuliah dengan meminjam tangan orang lain. Hal itu tidak lain disebabkan lemahnya kualitas literasi di kalangan mahasiswa. Mereka merasa tidak mampu menghasilkan karya tulis secara mandiri. Kegiatan literasi belum menjadi tradisi di kalangan mahasiswa. Padahal, penulisan dan penelitian ilmiah merupakan bagian dari Tridharma perguruan tinggi yang tidak mungkin bisa dilepaskan dari kehidupan akademik seorang mahasiswa.

Agar komunitas berjalan secara sistematis dan terstruktur, dan program kegiatan berjalan lancar, efektif dan maksimal, diperlukan adanya seorang koordinator yang bertanggung jawab mengatur dan menyukseskan program. Maka, pada tanggal 20 April 2020 pukul 20.00 WIB dilakukan pemilihan koordinator komunitas melalui voting secara terbuka di WAG, terpilihlah Sahabat Gita Handayani sebagai koordinator pertama komunitas ini.

Demi kelancaran kegiatan komunitas literasi, disusunlah struktur kepengurusan yang disesuaikan dengan kebutuhan saat itu. Setelah itu, sejumlah pengurus ditemani Masyhari, Lc., M.H.I, selaku inisiator pembentukan komunitas menghadap Rektor IAI Cirebon.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor menyetujui komunitas Sahabat Literasi dijadikan sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa di kampus IAI Cirebon yang bergerak di bidang pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang literasi, dengan mengeluarkan SK nomor 0021/C.6/IAIC/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020 tentang Pendirian UKM Sahabat Literasi IAI Cirebon.

Jajaran pengurus Sahabat Literasi IAI Cirebon periode pertama yaitu Gita Handayani, Vivi Silvia, Ari Yoseva, Suci Rahmawati, Eva Lilis Solihatun, Irfan Hilmi Labib, Aditia Kuswanto, Sanudi, Anton dan Ahmad Ridoh Setiawan, dengan Masyhari, Lc., M.H.I sebagai pembina, secara resmi dilantik oleh rektor IAI Cirebon, Drs. Ahmad Dahlan, M.Ag. pada tanggal 02 Agustus 2020 bertempat di kampus IAI Cirebon.[]

Bagikan tulisan ke:

Masyhari

Founder rumahbaca.id, pembina UKM Sahabat Literasi IAI Cirebon

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RumahBaca.id