Optimalisasi Pembelajaran Online di Sekolah Dasar dengan Google Meet

Oleh Jamroh, S.Pd.SD, Guru SDN 3 Donorojo Sempor Kebumen

Rumah Baca – Pembelajaran dengan sistem online merupakan cara yang efektif untuk mengurangi daya laju penyebaran virus Covid-19. Pelaksanaan pembelajaran dengan sistem online di semua jenjang pendidikan menuntut semua pihak saling bersinergi. Guru dan orang tua memiliki taggung jawab terhadap pembelajaran agar berlangsung secara efektif.

Proses pembelajaran online pada jenjang sekolah dasar memiliki tantangan tersendiri. Pada jenjang sekolah dasar penerapan pembelajaran online sangat dipengaruhi oleh kreativitas guru dalam menyajikan pembelajaran. Guru harus dapat menyajikan pembelajaran yang menarik, sesuai, serta mudah diterapkan agar motivasi belajar siswa terbangun.

Menurut Priansa (2017), motivasi belajar merupakan proses yang menunjukan intensitas siswa dalam mencapai arah dan tujuan proses pembelajaran yang dialaminya. Motivasi tersebut sebagai daya penggerak dalam diri yang menjamin keberlangsungan kegiatan belajar. Peran motivasi belajar pada diri siswa sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran dengan sistem online.

Pembelajaran online yang dilaksanakan tanpa batas waktu yang ditentukan membuat siswa sekolah dasar mengalami kejenuhan. Kejenuhan dalam pembelajaran online salah satunya dipengaruhi oleh teknik yang digunakan guru tidak bervariasi. Teknik pembelajaran online yang dilakukan guru hanya dengan satu jenis aplikasi satu arah sehingga siswa kurang termotivasi.

Untuk mengatasi kejenuhan siswa, guru harus mampu memberikan pembelajaran secara inovatif, kreatif, dan komunikatif. Dengan cara tersebut, motivasi belajar siswa akan terbangun untuk aktif mengikuti pembelajaran. Kemampuan guru dalam mendesain pembelajaran yang inovatif, kreatif dan komunikatif sangat menentukan keberhasilan tujuan pembelajaran.

Dalam menciptakan pembelajaran inovatif, kreatif, dan komunikatif guru dapat memanfaatkan media interface (antarmuka) yang unik dan multifungsi yaitu Google Meet. Aplikasi Google Meet merupakan salah satu fitur dari Google yang bisa dimanfaatkan untuk panggilan video dengan 30 pengguna perpertemuan. Fitur dari google tersebut memiliki ukurang ringan, efesien, mudah guna (user friendly) serta dapat menyampaikan rapat tanpa terputus-putus. Sawitri (2020)

Fasilitas dari aplikasi Google Meet dapat digunakan dalam proses pembelajaran pada situasi saat pandemi. Dengan aplikasi tersebut guru dapat membuka tatap muka di kelas virtual untuk menjelaskan sejumlah kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran melalui aplikasi Google Meet menciptakan siswa yang aktif dan interaktif.

Media interface di aplikasi Google Meet memungkinkan guru dan siswa saling berinteraksi. Hal tersebut bagi siswa sekolah dasar akan menumbuhkan rasa senang dalam jiwanya. Dengan interface guru dan siswa bertanya jawab langsung masalah pembelajaran sehingga guru dapat memberi bimbingan belajar secara langsung.

Kelebihan lain penggunaan aplikasi Google Meet antara lain sangat mudah, tersedia grafis, serta fitur white board. Berdasar dari kelebihan tersebut, pembelajaran online di sekolah dasar dapat dilaksanakan dengan optimal. Kemudahan aplikasi membuat siswa dapat memanfaatkan untuk mengikuti pembelajaran dalam proses yang menyenangkan.

Pembelajaran online di sekolah dasar menuntut guru untuk menggunakan media online yang bervariasi. Penggunaan media online yang bervariasi dapat menumbuhkan motivasi belajar pada siswa dalam mengikuti BDR secara optimal. Pembelajaran dengan media online dapat membangun interkatif siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan rasa senang.

Proses pembelajaran jarak jauh dengan sistem online menuntut kreativitas guru. Pembelajaran online dengan aplikasi di sekolah dasar akan menjadi pembiasaan yang menyenangkan bagi siswa. Dengan demikian, pemanfaatan apliaksi Google Meet dapat mengoptimalkan pembelajaran online pada tingkat sekolah dasar.

Bagikan tulisan ke:

Masyhari

Founder rumahbaca.id, pembina UKM Sahabat Literasi IAI Cirebon

You may also like...

3 Responses

  1. Satimin says:

    Sayang hambatan dan solusinya belum termuat

  2. Chotiyah says:

    Kegiatan pembelajatan di masa pandemi sekarang ini membuat siswa jenuh dengan tugas-tugas yang diberikan guru. Bahkan afa sebagian siswa yang enggan mengerjakan tugas. Tentu hal ini menuntut para guru untuk berkreasi menyajikan pembelajaran yang dapat menumbuhkan motivasi siswa untuk belajar. Geogle Meet salah satu cara untuk mengurangi kebosanan. Dengan Geogle Meet para siswa dapat bertegur sapa dengan teman, dengan guru, bertanya jawab tentang materi yang belum mereka pahami, dan guru dapat menjelaskan langsung materi yg belum dipahami siswa. Meski kadang terkendala sinyal, namun pembelajaran melalui Geoglr Meet perlu dioptimalkan , apalagi dimasa pandemi seperti sekarang ini.

    • Rumah Baca says:

      Berdasarkan pengalaman, ada cukup banyak kendala yang dihadapi oleh siswa, di antaranya: minimnya kuota internet yang dimiliki siswa, karena kondisi ekonomi. Selain itu, jaringan internet belum menjangkau semua wilayah di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RumahBaca.id