0 0
Read Time:1 Minute, 44 Second

NUFFIC NESO – Jaringan Alumni Belanda (NL Alumni Network Indonesia), Fakultas Hukum UNIKA Atma Jaya dan Heylaw.id mengadakan Orange Talk Seri kesembilan dengan tema tentang Perlindungan Data Pribadi pada Masyarakat Pascapandemi pada Kamis 29 September 2022 pukul 15.00-17.00 WIB.

Agenda yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting ini dihadiri oleh beragam kalangan, mulai dari pejabat pemerintah, akademisi, hingga praktisi di bidang Kesehatan masyarakat dan hubungan internasional, dan lain sebagainya.

Diskusi ini secara eksklusif bertujuan untuk mendiskusikan isu terkini tentang sejauh mana perlindungan data pribadi masyarakat Indonesia.

Acara yang dilaksanakan selama kurang lebih 2 jam ini mengundang sejumlah akademisi, ilmuan dan praktisi dari lintas disiplin ilmu, di antaranya: Teguh Arifiyadi, S.H., M.H., CEH., CHFI Plt. Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika
sebagai pembicara utama.

Pembicara lainnya adalah Tervel Bobev, LL.M. (Data Protection Enthusiast, Utrech The Netherlands), Dr. iur. Asmin Fransiska, S.H., L.L.M (Dekan Fakultas Hukum UNIKA Atma Jaya), Prof. Dr. IBR. Supancana, S.H., M.H (Profesor Hukum Unika Atma Jaya) dan Dr.iuh. Sih Yuliana Wahyuningtyas, S.H., M.Hum (Ketua LPPM dan dosen Fakultas Hukum Unika Atma Jaya).

Dimoderatori oleh Meta Zahro Aurelia (Alumni NL dan kandidat PhD dalam Psikologi Sosial di Vrije Universiteit Amsterdam), acara ini dimulai dengan sambutan singkat dari Peter van Tuijl, Direktur Nuffic Neso Indonesia dan Dr. iur. Asmin Fransiska, S.H., L.L.M, Dekan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya.

Kedua narasumber menyambut dan mengapresiasi program ini, karena digelar pada waktu yang tepat dan ‘relate’ dengan kondisi Indonesia saat ini. Peter van Tuijl mengapresiasi acara ini dan sangat menunggu ide-ide bagus yang dihasilkan dari seminar ini agar dapat menjadi gagasan program dan tujuan penting di tahun depan.

Sebelum diskusi panel dimulai, Teguh Arifiyadi menyampaikan gol yang harus dicapai saat ini. Salah satunya adalah memperkuat keamanan data pribadi masyarakat Indonesia yang masih lemah.

Dito Alif Pratama, perwakilan Nuffic Nesso Indonesia sekaligus panitia Orange Talk mengapresiasi kegiatan ini.

“Saya berharap semoga acara ini semakin meneguhkan semangat kontribusi alumni Belanda dalam hal pertukaran gagasan dan wawasan demi kemajuan masyarakat indonesia,” tuturnya.

About Post Author

Masyhari

Founder rumahbaca.id, pembina UKM Sahabat Literasi IAI Cirebon
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Bagikan tulisan ke:

By Masyhari

Founder rumahbaca.id, pembina UKM Sahabat Literasi IAI Cirebon

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

2 thoughts on “Orange Talk Seri 9 Bahas Pentingnya Perlindungan Data Pribadi Masyarakat Pascapandemi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RumahBaca.id