0 0
Read Time:2 Minute, 5 Second

Oleh Dr. Thobib Al-Asyhar*)

“Maafin ibu ya ayah kalau ngerepotin terus.” Itulah kalimat yg sering diucapkan isteri saya, Ifa Avianty, sepanjang saya membersamainya. Demikian juga kepada anak-anak yang setia mendampinginya. Sifat rendah hati yg tertancap dlm jiwanya.

Ada satu lagi kalimat yang selalu diucapkan, yaitu “terima kasih” kepada setiap orang yang telah membantunya, meski hal yang sangat sepele, seperti menutup pintu atau jedela. Tidak pernah sekali pun dia lupa menyampaikan itu. Bahkan saat memberi sedekah, seperti makanan atau uang kecil kepada orang lain.

“Sedekah kita masih ada yang mau terima, kita harus bilang terima kasih kepada yang menerimanya. Suatu masa akan ada waktu di mana tidak ada orang yang mau menerima sedekah kita”, begitu yang selalu disampaikan kepada anak-anak.

Kini, dua ungkapan tersebut sudah tidak terdengar lagi. Tepat pada hari Selasa, 4 Mei 2021 (23 Ramadan 1422 H) jam 04.33 WIB, sehari sebelum ulang tahun saya (5 Mei) dan telah menemani kami sepanjang 20 tahun itu menghadap Sang Ilahi, Pemilik Kehidupan Sejati. Subuh kelabu yang membuat kami semua shock dan panik. Kepergian yang begitu cepat untuk keluarga kecil kami yang selalu merindukan sosoknya.

Selamat jalan “sang rembulanku”. Engkau adalah sosok isteri yang selalu menginspirasi kami dan banyak orang. Sosok ibu yang sangat detail untuk kepentingan akhlak dan kelimuan anak-anak. Sosok teman yang cerdas karena mampu menjadi sparring partner dalam kehidupan.

Ya ayyatuhal muthmainnah, irji’iy ila rabbiki raadliyatan mardliyyah. Fadkhuli fi ‘ibadiy, wadkhuliy jannatiy. Tiada yang abadi di dunia ini kecuali amal saleh yang kita tanam sepanjang hidup.

Damailah bersama Rabb-mu dalam taman surga yang dijanjikan. Waj’alil jannata matswaha (jadikanlah ya Allah “taman surga” sebagai tempat terbaik baginya).

Ucapan Terima Kasih

Pada kesempatan yang baik ini, perkenankan kami menyampaikan “terima kasih” atas banyaknya ungkapan duka, simpati, empati, dan doa tulus atas berpulangnya istri saya tercinta, Ifa Avianty binti Munir Mochtar ke haribaan Allah, Sang Pemilik Kehidupan Sejati.

Tiada kata yang pantas kami ucapkan kecuali terima kasih yang tak terhingga atas doa-doa tulus kepada almarhumah dan kami yang ditinggalkan. Kepada para sahabat FB, handai taulan, temen-temen saya dan anak-anak saya, dan tentu kolega almarhumah sepanjang hidupnya, yg tidak bisa saya mention satu persatu.

Tidak lupa kami juga menyampaikan beribu terima kasih atas bantuan, kehadiran, dan doa-doa mulia dalam membersamai proses pemakaman almarhumah sehingga berjalan lancar. Semoga Allah swt membalas pahala berlipat atas budi luhur bpk/ibu sekalian. Amin ya mujibas-sailin.

Salam,
Thobib Al-Asyhar
Akna Mumtaz Ilmi
Ahya Nasyath Fikri
Akramul Adzkia

*) Penulis adalah suami Almarhumah, sekretaris Menteri Agama RI

About Post Author

Masyhari

Founder rumahbaca.id, pembina UKM Sahabat Literasi IAI Cirebon
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
100 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Bagikan tulisan ke:

By Masyhari

Founder rumahbaca.id, pembina UKM Sahabat Literasi IAI Cirebon

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published.

RumahBaca.id