Oleh Ati Latifah, Sekretaris Hima Hukum Keluarga Islam (HKI) IAI Cirebon

RumahBaca.id – Jumat (20/08/2021) malam, Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (Hima Prodi HKI) Institut Agama Islam (IAI) Cirebon menggelar diskusi online melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang bertema Peran Serta Mahasiswa dalam Membidik Ekonomi Kewirausahaan Indonesia pada Masa Pandemi tersebut menghadirkan narasumber seorang entrepreuner muda, Sonia Kusarizka, mahasiswi Universitas Pelita Bangsa Cikarang.

Kegiatan diskusi merupakan bagian dari program kerja Hima HKI IAI Cirebon. Hanya saja, kali ini topik diskusi terkait dengan ekonomi, agak berbeda dengan yang biasanya digelar oleh hima HKI. Diskusi kali ini dilakukan secara online, mengingat di Cirebon sedang diberlakukan PPKM sehingga tidak memungkinkan bagi kami untuk menyelenggarakan kegiatan secara tatap muka.

Mengambil tema ekonomi tentunya bukan tanpa alasan. Dengan melihat kondisi pandemi yang berdampak pada perekonomian masyarakat, termasuk mahasiswa, dibutuhkan strategi atau kiat-kiat sebagai mahasiswa agar bisa berdaya dan mandiri secara ekonomi, sehingga sedikit-banyak akan membantu meringankan beban orangtua yang terdampak secara ekonomi.

Hima HKI tergerak untuk mengadakan diskusi di bidang kewirausahaan, setidaknya untuk memotivasi kawan-kawan mahasiswa agar mengambil peran aktif sebagai wirausaha muda mandiri yang berdaya dan memberdayakan.

Setelah pengurus Hima HKI berkoordinasi dengan Kaprodi HKI, Bapak Masyhari, Lc., M.H.I terkait kegiatan tersebut, kami disarankan untuk bekerja sama dengan pengurus Hima Ekonomi Syari’ah mengingat topiknya yang berkaitan dengan ekonomi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa mahasiswa dari program studi HKI dan Ekonomi Syariah, serta dihadiri oleh Kaprodi HKI yang merangkap Kaprodi Ekos IAI Cirebon, Masyhari.

Dalam diskusi tersebut, Sonia Kusarizka, selaku narasumber menyampaikan kiat-kiat membangun ekonomi pada masa pandemi ini. “Salah satunya yaitu dengan berwirausaha atau menciptakan pekerjaan sendiri,” terangnya.

Lebih lanjut, Sonia menjelaskan bahwa mahasiswa harus mengambil peran untuk memperbaiki ekonomi pada masa pandemi ini, di antaranya yaitu dengan memberi solusi kongkrit, sebagai agen perubahan sosial, berperan aktif di tengah-tengah masyarakat, menjadi agen kontrol sosial, dan memiliki sikap yang baik.

Setelah penyampaian materi oleh narasumber acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh partisipan. Dalam sesi ini, salah seorang partisipan bernama Azam dari Hima Ekos menanyakan tentang cara mengatasi pasang surut pembeli selama masa pandemi seperti sekarang ini.

“Kita lihat jenis usahanya. Kemudian, jika dirasa pembeli sedang mengalami penurunan, kita bisa melakukan beberapa strategi pemasaran, seperti dengan menyediakan promo-promo menarik untuk pembeli, namun dengan catatan: jangan sampai merugikan kita selaku pedagang,” jawab narasumber.

Selain itu, lanjut Sonia, bisa juga dengan cara mendesain tempat jualan kita semenarik mungkin, agar orang yang lewat dan melihat tertarik untuk mampir dan membeli. “Kita juga bisa memanfaatkan media sosial sebagai pasar usaha kita,” terangnya.

Narasumber memberikan penekanan, bahwa mahasiswa harus menjadi agen of change di tengah-tengah masyarakat, terutama dalam perekonomian di Indonesia saat ini. Menjadi seorang wirausaha salah satunya, dapat membantu mengubah dan meningkatkan perekonomian. Dengan berwirausaha seorang mahasiswa bisa menciptakan lapangan pekerjaan, tidak takut mencoba, tidak takut gagal, dan tidak perlu malu untuk memulai.[]

Editor: Masyhari

Bagikan tulisan ke:

By Masyhari

Founder rumahbaca.id, pembina UKM Sahabat Literasi IAI Cirebon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *